Pengertian Karya Ilmiah: Jenis, Ciri-ciri, Struktur Karya Tulis Ilmiah

Beranda / Informasi Umum / Pengertian Karya Ilmiah: Jenis, Ciri-ciri, Struktur Karya Tulis Ilmiah

Pengertian Karya Ilmiah – Bagi Anda seorang mahasiswa, pelajar, atau akademisi tentunya sangat tidak asing dengan karya ilmiah. Bahkan, untuk mencapai gelar sebagai akademisi dibutuhkan karya ilmiah sebagai persyaratannya. Namun, apakah Anda sudah mengetahui apa sebenarnya karya ilmiah itu?

Bagaimana cara membuat karya ilmiah, perbedaannya dengan jenis tulisan lain. Nah, kali ini akan saya bahas apa itu karya ilmiah. Mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, dan bagaimana strukturnya.

Dengan Anda mengetahui hal itu pastinya akan lebih mudah untuk membuatnya. Pemahaman yang kompleks tentang karya ilmiah harus benar-benar Anda pahami dengan baik.

Karya ilmiah memang seringkali dikaitkan dengan dunia pendidikan. Karya ilmiah secara umum dapat didefinisikan seagai laporan tertulis yang berisi hasil sebuah kegiatan ilmiah yang dilakukan peneliti.

Artinya, karya tulis ilmiah merupakan sebuah karya tulis yang membahas suatu masalah yang didasarkan pada hasil riset atau penelitian, dimana hal ini melalui proses pengamatan, data-data, ataupun pendapat dari berbagai sumber dengan bahasa yang baik.

Karya tulis ilmiah merupakan suatu karya penelitian, penelitian tersebut misalnya dilakukan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dll. Data yang didapatkannya melalui kajian pustaka, mengumpulkan pengalaman penelitian, dan bisa juga dari pengetahuan orang lain yang di sajikan dengan fakta maupun dengan tulisan yang menggunakan bahasa baku.

Pengertian Karya Ilmiah Menurut Ahli

Nah, berikut ini pengertian karya ilmiah menurut beberapa ahli.

  • Menurut Hery Firman, karya ilmiah merupakan laporan berupa tulisan yang dipublikasikan ataupun dipaparkan dari hasil pengkajian ataupun penelitian yang telah dilakukan, yang dalam penulisannya memperhatikan kaidah dan etika keilmuan yang berlaku di masyarakat keilmuan.
  • Menurut Eko Susilo (1995) karya ilmiah adalah salah satu karangan atau tulisan yang didapat sesuai sifat keilmuannya dan didasari oleh hasil pengamatan, pemantauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu serta sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atau keilmiahannya.
  • Menurut Dwiloka dan Riana, karya ilmiah atau artikel ilmiah merupakan karya seorang ilmuwan (pembangunan) yang hendak membangun ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang didapat melalui literatur, pengalaman, serta penelitian.
  • Menurut Brotowidjoyo mengatakan bahwa “monografi yang ditulis oleh ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar”.
  • Menurut Drs. Totok Djuroto dan Dr. Bambang Supriyadi, pengertian karya ilmiah adalah serangkaian kegiatan penulisan yang berlandaskan pada hasil penelitian yang disusun secara sistematis mengikuti metodologi ilmiah, yang bertujuan untuk mendapatkan jawaban ilmiah dari suatu permasalahan.

Jenis Karya Ilmiah

Nah, setelah Anda memahami pengertian karya ilmiah secara umum dan juga menurut beberpa ahli, adapun jenis-jenis karya ilmiah yang perlu Anda ketahui. Jenis-jenis karya ilmiah ini akan membuat Anda paham jika menemui suatu bentuk karya ilmiah.

Menurut Arifin (2003:1) karya ilmiah dibedakan menjadi makalah, kertas kerja, skripsi, tesis dan disertasi.

1. Skripsi

Skripsi merupakan karya tulis yang ditulis berdasarkan pendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh informasi dan fakta empiris, serta objektif baik berdasarkan penelitian langsung maupun tidak langsung. Biasanya, skripsi ditulis untuk melengkapi syarat guna memperoleh gelar sarjana (S1).

2. Kertas Kerja

Kerja kerja seperti halnya dengan makalah namun analisis dalam kertas kerja lebih mendalam daripada makalah. Biasanya kertas kerja disajikan dalam suatu seminar.

3. Makalah

Makalah merupakan sebuah karya tulis ilmiah yang menyajikan suatu masalah yang pembahasannya berdasarkan informasi atau data-data di lapangan yang bersifat empiris dan objektif. Makalah menyajikan masalah melalui proses berpikir deduktif atau induktif.

Makalah disusun biasanya untuk melengkapi tugas mata kuliah atau memberikan saran pemecahan tentang masalah secara ilmiah. Makalah adalah bentuk yang sederhana di antara karya tulis ilmiah lainnya.

4. Tesis

Tesis merupakan karya tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dibandingkan dengan skripsi. Tesis mengungkapkan pengetahuan baru yang diperoleh dari penelitian sendiri. Karya tulis ini akan memperbincangkan pengujian terhadap satu atau lebih hipotesis dan ditulis oleh mahasiswa pascasarjana untuk melengkapi syarat guna memperoleh gelar magister (S2).

5. Disertasi

Disertasi adalah karya tulis ilmiah resmi akhir seorang mahasiswa dalam penyelesaian program S3. Disertasi merupakan bukti kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penemuan baru dalam program ilmu yang di pilih seorang mahasiswa S3.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

Apa saja ciri-ciri karya ilmiah? Mengapa suatu tulisan bisa disebut dengan karya ilmiah? Jawabanya ketika Anda memahami ciri-ciri karya ilmiah dibawah ini.

1. Reproduktif

Karya ilmiah ditulis oleh peneliti atau penulis harus diterima dan dimaknai oleh pembacanya sesuai makna yang ingin disampaikan. Pembaca harus bisa langsung memahami konten dari karya ilmiah.

2. Tidak Ambigu

Karya ilmiah harus dituliskan dengan jelas. Mulai dari penyampaian dan bahasa yang digunakan harus secara detail dan terperinci. Sehingga memberikan pemahaman yang jelas pula. Dengan tujuan agar pembaca tidak merasa ambigu dengan yang disampaikan.

3. Harus Objektif dan Hindari Kesan Emotif

Karya ilmiah harus bersifat objektif. Artinya, sudut pandang yang digunakan dalam menulis karya ilmiah tidak boleh subjektif. Atau tidak menggunakan sudut pandang pribadi.

Dan yang juga harus diperhatikan adalah menghindari kesan emotif atau perasaan pribadi. Karya ilmiah tidak boleh menggunakan perasaan pribadi dalam penyampaiannya.

4. Menggunakan Bahasa yang Baku

Bahasa yang digunakan untuk membuat karya tulis ilmiah adalah bahasa yang baku. Artinya, bahasa yang digunakan merupakan bahasa formal dan resmi sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Berbeda dengan jenis tulisan yang lain yang bisa menggunakan bahasa populer atau bahasa sehari-hari. Karya tulis ilmiah harus menggunakan bahasa yang baku.

5. Menggunakan Kaidah Keilmuan

Menggunakan kaidah keilmuan artinya menggunakan metode penelitian yang memperhatikan unsur-unsur kerangka penelitian yang logis.

6. Kohesif

Karya tulis ilmiah harus berkohesi. Artinya, harus berhubungan satu sama lain. Mulai dari bab satu dengan bab yang lain saling berkesinambungan.

Struktur Penulisan Karya Ilmiah

Bagaimana struktur penulisan karya tulis ilmiah? Struktur penulisan karya penulisan karya ilmiah berbeda dengan jenis tulisan yang lain.

Struktur penulisan karya ilmiah lebih terstruktur dan memiliki pedoman yang pasti. Nah, dibawah ini adalah struktur penulisan karya ilmiah. Secara umum, karya ilmiah mempunyai 3 bagian penting dalam struktur penulisannya, bagian pembuka, isi, dan penutup.

Judul

Struktur penulisan karya ilmiah yang pertama adalah judul. Judul adalah kepala suatu karya tulis ilmiah yang menerangkan secara singkat isi dari karya ilmiah itu. Judul ini mencakup dengan ruang lingkup penelitian, subjek penelitan, tujuan, dan metode apa yang digunakan dalam penelitian itu.

Judul memang menempati posisi yang penting dalam suatu karya tulis ilmiah, hal ini karena judul dapat mempengaruhi seseorang akan membaca karya ilmiah itu. Selain itu judul harus bersifat kompleks namun padat dan jelas.

Kata Pengantar

Kata pengantar adalah pandangan umum secara singkat dalam karya ilmiah. Kata pengatar biasanya berisi dengan ucapan syukur, ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang turut andil membantu terciptanya karya ilmiah itu.

Abstrak

Secara umum abstrak berisi tentang garis besar tentang pembahasan dalam karya ilmiah, Mulai dari tujuan penelitian, metode penelitian yang digunakan, dan hasil penelitian secara singkat.

Pendahuluan

Pendahuluan merupakan bagian isi sebuah karya ilmiah yang merangkan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, manfaat.

  • Latar belakang: Pada bagian latar belakang menjelaskan pengertian sekilas tentang topik atau obyek penelitian, serta mengapa penelitian tersebut penting untuk dibahas
  • Rumusan masalah: Setelah menuliskan latar belakang, kemudian merumuskan masalah. Pada bagian ini berisi pertanyaan mengapa dan bagaimana terkait penelitian atau topik yang dibahas. Pertanyaan tersebut memuat masalah-masalah yang hendak dipecahkan oleh penulis karya ilmiah
  • Tujuan: Pada bagian ini berisi tentang maksud atau arah dari tujuan penelitian. Tujuan harus sesuai dengan rumusan masalah. Biasanya berisi pernyataan, bukan pertanyaan.
  • Manfaat: Penulis karya ilmiah perlu menjelaskan kegunaan dari tulisannya pada pembaca. Karya ilmiah tersebut dapat menjadi rujukan atau acuan untuk bidang keilmuan terkait.

Landasan Teori

Pada bagian ini bisa disebut juga landasan teoritis suatu karya ilmiah yang menerangkan tentang dasar teori yang digunakan untuk mengkaji suatu masalah yang diangkat. Teori bisa berasal dari tokoh-tokoh sebelumnya atau juga penelitian yang relevan sebelumnya.

Metode Penelitian

Metode penelitian ini dapat diartikan sebagai proses tahapan, prosedur, ataupun sistematika penelitian karya ilmiah. Hal ini dijelaskan agar pembaca paham bagaimana karya ilmiah ini disusun atau dibuat. Pada bagian metode ini juga dapat memberikan kesan valid tidaknya suatu data yang diambil.

Pembahasan

Pada bagian ini, penulis menjelaskan tentang pembahasan masalah yang diangkat. Menulis pembahasan hasil penelitian merupakan langkah peneliti dalam memastikan berbagai hal. Penulisan pembahasan hasil penelitian merupakan keselarasan dengan sistematika, kerangka berpikir, dan pertanyaan penelitian. Pastikan hasil penelitian telah menjawab seluruh pertanyaan penelitian. Pastikan penelitian telah sesuai dengan tujuan penelitian yang ditetapkan. Pastikan kesimpulan telah menjawab manfaat/kegunaan penelitian.

Kesimpulan dan Saran

Pada bagian ini, penulis membuat kesimpulan tentang penelitian yang telah dilakukan dengan jelas, singkat dan padat. Kesimpulan ini berupa ringkasan hasil penelitian yan telah dilakukan. Dan selanjutnya berisikan saran, saran terhadap penelitian yang telah dilakukan.

Daftar Pustaka

Daftar Pustaka merupakan daftar bacaan yang menjadi sumber atau referensi atau acuan dan dasar penulisan tugas akhir. Daftar referensi ini dapat berisi buku, jurnal, prosiding, majalah, atau surat kabar, transkrip wawancara dan sebagainya.

Tinggalkan komentar