3 Formula Copywriting yang Baik dan “Menjual”

3 min read

3 Formula Copy Writing yang baik

Perlunya formula dalam copywriting merupakan hal yang penting saat ini, karena copywriting memang punya kesaktian yang istimewa untuk menarik pembeli. Jika anda pernah melihat beberapa lowongan pekerjaan pada akun-akun media sosial pasti pernah melihat juga tentang lowongan kerja sebagai copywriter.

Nah, ini menunjukkan bahwa Copywriting sangat dibutuhkan dalam strategi marketing saat ini. Mereka (perusahaan) sampai rela membayar lebih untuk seorang copywriter untuk memasarkan produknya. Hal ini tentu menjadi suatu fenomena yang mempengaruhi pola pikir anda sebagai pelaku bisnis untuk segera mengupgrade skill anda tentang copywriting.

Perlu anda ketahui sebelumnya jika Copywriting merupakan salah satu alat marketing yang efektif untuk mempengaruhi calon pembeli, bahkan si pembaca akan langsung terhipnotis hanya dengan sekali baca. Dan berkaitan dengan formula copywriting ini, mengapa harus ada kata “menjual”? karena tujuan dari copywriting ini adalah mempengaruhi pembaca untuk membeli suatu produk yang kita tawarkan.

Secara sederhananya, Copywriting dapat diartikan sebagai tindakan atau pekerjaan menulis yang bertujuan untuk mengiklankan suatu produk. Copywriting menempati posisi penting dalam periklanan, ambil contoh jika anda berniat untuk membeli suatu barang di toko online, anda pasti akan melihat deskripsi produk itu kan? Nah, inilah salah satu fungsi dari copywriting. Jika penulisan deskripsi produk itu menarik, pastinya anda juga semakin tertarik untuk membeli produk di toko itu juga.

Inilah 3 Formula Copywriting yang baik dan “menjual”

Selain kita mempelajari tata cara copywriting yang baik, kita juga harus mempelajari tentang copy wrting yang “menjual”, karena baik saja saat ini tidak cukup untuk menarik perhatian pembeli. Dan 3 Formula yang akan kita bahas kali ini bisa disebut dengan MAS. Apa itu MAS? MAS ini adalah singkatan dari Masalah, Agitasi, Solusi.

1. Masalah

Pada poin pertama, Masalah adalah hal yang paling utama dalam formula ini. Masalah yang dimaksudkan disini bukan masalah yang anda alami loh ya, tetapi masalah yang dialami oleh calon pembeli kita. Dengan mengetahui permasalahan yang ada pada calon pembeli, anda bisa tahu hal apa yang selanjutnya akan dibahas.

Permasalahan ini tentu yang ada hubungannya dengan produk yang akan anda tawarkan. Merumuskan masalah memang bukan suatu hal yang mudah dan dapat dirumuskan dengan waktu yang singkat. Namun sebisa mungkin jangan hanya menebak masalah yang dialami oleh mereka (pembeli).

Anda bisa mengetahui masalah yang dialami ini dengan melakukan suatu riset atau penelitian. Penelitian? Ya, perlu penelitian dalam merumuskan masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk membuat tulisan yang anda tulis benar-benar terjadi (fakta). Karena semakin nyata tulisan yang anda tulis semakin mempengaruhi pikiran calon pembeli anda. Tetapi anda tidak usah terlalu khawatir, penelitian yang dimaksudkan disini hanya penelitian kecil-kecilan yang hanya melibatkan media sosial dan google saja. Tidak harus membuat kuesioner atau segala macamnya.

Tujuan lain dari penelitian ini adalah memunculkan masalah yang sebelumnya belum dianggap sebagai suatu permasalahan atau kata lainnya adalah membesar-besarkan masalah. Membesar-besarkan masalah, Kang? Iya, kita perlu memunculkan masalah pada calon pembeli kita, yang sebelumnya dianggap biasa-biasa saja bagi orang lain dapat kita buat sebagai masalah yang cukup vital.

Salah satu contohnya jika anda pernah melihat iklan di Televisi, permen-permen penyegar nafas, nah seperti itulah contohnya. Masa iya bau nafas aja bisa membuat orang pingsan? Tidak kan? Namun inilah strategi pemasaran biar anda tertarik untuk membeli produknya. Namun kalau boleh saran, jangan terlalu berlebihan dalam memunculkan masalah ini, buatlah dari hasil penelitian dan pengamatan anda tadi agar lebih faktual.

2. Agitasi

Agitasi dalam KBBI diartikan sebagai hasutan, kepada orang banyak. Nah, hasutan yang dimaksud dalam copywriting ini adalah ajakan-ajakan yang bersifat menghasut orang lain untuk menggunakan produk anda. Atau bahasa lainnya adalah propaganda.

Propaganda ini dapat anda lakukan dengan membuat calon pembeli anda merasa gelisah dengan permasalahan yang anda munculkan tadi. Pengaruhi calon pembeli anda dengan kalimat-kalimat yang membuat mereka semakin memikirkan permasalahan itu. Yakinkan lagi dengan fakta atau data-data yang membuat calon pembeli semakin percaya jika masalah itu benar-benar serius.

Misalnya produk anda adalah sepatu gunung, nah anda bisa mengagitasinya dengan menuliskan kalimat-kalimat yang berisi pernyataan jika naik gunung memakai sepatu biasa adalah kesalahan fatal. Ini tentu bersifat fakta, karena anda bisa memberikan alasan-alasan mengapa menggunakan sepatu biasa tidak baik dan dapat menimbulkan suatu musibah pada pendakian. Sebutkan saja medan terjal, licin, atau hal lain yang membuat seseorang itu merasa gelisah jika mendaki dengan sepatu biasa.

3. Solusi

Pada formula yang terakhir adalah solusi. Solusi ini merujuk pada penggunaan produk yang anda punya. Setelah anda memunculkan masalah-masalah yang mungkin dianggap biasa saja pada oranag lain, kemudian mengagitasi atau memprovokasi seseorang agar gelisah, saatnya anda memberikan soslusinya. Solusi yang tentunya dapat menjawab semua kegelisahan orang lain, tentu dengan produk yang anda tawarkan.

Solusi dapat anda munculkan yang seakan-akan dapat menjawab permasalahan calon pembeli. Gunakan kalimat-kalimat yang bersifat mengajak untuk membeli produk anda. Misalnya saja “Yuk, mari safety riding saat mendaki gunung dengan menggunakan sepatu gunung merk kangmabrur. Merk kangmabrur ini sudah dipakai lebih dari 5 juta pendaki di seluruh Indonesia yang tentunya sangat aman untuk pendaki masa kini” Nah, mungkin bisa saja seperti itu.

Jadi, Inti dari ketiga formula ini adalah yang pertama harus kita lakukan mencari masalah yang sebelumnya dianggap biasa-biasa saja, selanjutnya dengan melakukan agitasi yang membuat orang itu semakin gelisah dengan permasalahan yang dituliskan, dan yang terakhir memberikan solusi tepat dengan menyebut produk anda pastinya.

Jangan lupa gunakan bahasa-bahasa yang baik dan ramah dalam penulisan. Mengingat banyak diantaranya copywriting produk yang hanya dibaca satu kalimat saja karena penulisan-penulisan yang tidak baik dan menarik. Dan hal ini jangan sampai terjadi pada produk anda, alih-alih membeli produk anda, membaca pun tak sampai selesai. Tentu ini mempersempit peluang anda untuk mendapatkan pembeli.

Inilah fungsi dari 3 formula copywriting ini, dengan formula ini anda bisa lebih sistematis dalam copywriting, dan yang paling penting dapat menjual produk anda. Baca juga panduan lengkapnya disini Belajar Menjadi Copywriter, Tips Menulis Iklan yang Menjual
Selamat menulis dan semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!